Suasana malam dingin dengan tiupan angin dari arah laut meskipun berada di tengah pinggiran kota. Seorang pemuda menyusuri jalan mencari warung untuk membeli minuman atau makanan. Perutnya sudah protes sejak dari tadi di dalam bus. Perjalanan naik kereta api dilanjutkan naik bus membuat ia harus menambah energi agar kuat berjalan lagi. Tak jauh terlihat warung yang terllihat sepi. Hanya dengan cahaya lampu petromaks saja sebagai penerang. Kursi panjang melintang menyambut kakinya. Ia lalu duduk di sambut seorang wanita separuh baya yang berada di warung itu.
"Mau pesan apa mas?" suara wanita itu agak serak.
"Saya pesan nasi sama sayur terus telor dadar ya bu." jawab pemuda tadi menanggapi. Wanita tadi langsung mengambilkan pesanannya satu per satu di atas sebuah piring putih bermotif bunga mawar.
"Minumnya apa mas?" tanya wanita tadi masih dengan suara seraknya.
"Air putih saja, bu." disodorkan segelas air kepadanya lalu ia melanjutkan makan dengan lahap. Wanita separuh baya tadi kembali menyibukkan diri dengan piring kotor yang belum sempat ia cuci. Hari memang sudah agak larut waktu itu. Makanan yang ada juga tersisa sedikit.